
KOTA BELUD: Penduduk Pulau Mantanani gempar seketika susulan penemuan bangkai ikan paus yang terdampar di pesisiran pantai pulau tersebut hari ini.
Jurulatih Selaman Divercity Travel Box dikenali sebagai Ady, 30, berkata, mereka menemukan bangkai ikan paus sepanjang lebih 7 meter itu kira-kira pukul 10 pagi Selasa.
“Ini kali pertama saya melihat ikan paus terdampar di sini sejak saya bertugas di Pulau Mantanani lebih enam tahun.
“Namun, saya difahamkan ini bukan kali pertama ikan paus terdampar di pulau ini. Sebelum ini, memang ada kejadian bangkai ikan paus dihanyutkan di Pulau Mantanani Kecil,” katanya kepada Harian Ekspres.
Ady berkata, penemuan itu telah dimaklumkan kepada badan bukan kerajaan (NGO) berkaitan namun, mereka diminta untuk melupuskan bangkai tersebut.
“Biasanya apabila kami menemukan bangkai hidupan marin yang terdampar seperti bangkai penyu, kami akan menanam bangkai tersebut di kawasan hujung pulau. Jadi, bangkai ikan paus ini pun akan melalui proses yang sama,” katanya.
Menurut Ady, berdasarkan bau busuk bangkai itu, berkemungkinan ikan paus dari spesies baleen whale atau minke whale itu sudah mati selama beberapa hari sebelum dihanyutkan ke pesisir pantai Pulau Mantanani.
Jelasnya, sebagai penyelam, dia rasa amat sedih apabila menemukan hidupan marin yang mati terdampar sebegitu. Malah, beliau berharap kematian ikan paus itu bukan berpunca daripada termakan sisa buangan plastik di lautan.
* Follow us on Instagram and join our Telegram and/or WhatsApp channel(s) for the latest news you don't want to miss.
* Do you have access to the Daily Express e-paper and online exclusive news? Check out subscription plans available.
