
PUTRAJAYA - Malaysia dan Filipina perlu lebih efektif dalam menembusi pasaran industri halal Timur Tengah.
Perdana Menteri, Datuk Seri Anwar Ibrahim berkata, perkara itu dibincangkan bersama Presiden Filipina, Ferdinand R Marcos Jr dalam pertemuan empat mata di bangunan Perdana Putra pada Rabu.
"Kami menyentuh mengenai potensi industri halal antara kedua-dua negara, terutama dalam aspek pensijilan halal," katanya dalam kenyataan bersama di sini.
AKAN MENYUSUL

