Apa Hukum Bernikah Dengan Orang Ada Tatoo? Ini Dalil & Penjelasannya

Family & ParentingLifestyle
17 Jul 2025 • 11:20 AM MYT
BuzzKini
BuzzKini

Laman Berita Social Malaysia

image is not available

Ikuti saluran WhatsApp BuzzKini untuk berita, informasi dan topik trending terbaharu.

Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi ini untuk hidup berpasang-pasangan, lelaki dan perempuan. Perkara ini ada ditegaskan di dalam Al-Quran, Surah An-Naba pada ayat 8 dan di Surah Yasin, ayat 36.

Bermaksud: “Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.” (Surah An-Naba, ayat 8). “Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan semuanya baik daripada apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan daripada diri mereka mahupun daripada apa-apa yang mereka tidak ketahui.” (Surah Yasin, ayat 36)

Maka dengan itu sudah menjadi fitrah manusia untuk mempunyai perasaan cinta dan hasrat ingin mendirikan rumah tangga bersama pasangan. Pun begitu, bagaimana sekiranya pasangan yang kita cintai itu mempunyai tatoo? Boleh atau tidak untuk bernikah dengannya?

Tatu haram, dilaknat Allah SWT tapi taubat tetap akan diterima

Sebelum itu, mari kita ketahui dahulu apakah hukum seorang Muslim membuat tatu di tubuh badannya, memetik portal Dalam Islam.

Tatu adalah haram di dalam Islam dan Allah SWT melaknat hamba-Nya yang melakukan perkara itu. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Al Qomah, bahwasanya hukum tatu dan dalilnya Rasulullah SAW bersabda: “Allah melaknat orang-orang yang bertatu dan yang minta untuk ditatu.” (HR. Bukhori).

Bagaimanapun, seorang yang bertatu dan bertaubat kepada Allah SWT bagaikan orang yang tidak memiliki dosa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Seorang yang bertaubat seperti orang yang tidak memiliki dosa.” (HR, Ibnu Abid Dunya).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

QS. At Tahrim: 8

Sah bernikah dengan orang ada tatoo

Di dalam Islam, tiada larangan bagi seseorang Muslim ingin bernikah dengan pasangannya yang memiliki tatu. Maka dengan itu hukum bernikahan yang dilakukan tetap sah selagi mana memenuhi syarat sah nikah.

Bahkan agama Islam juga menggalakkan umatnya untuk bersegera bernikah bagi menghindari diri daripada perbuatan maksiat atau boleh mengundang fitnah.

Bagaimanapun, ada baiknya untuk melakukan solat Istikharah dan meminta petunjuk dari Allah SWT terlebih dahulu untuk menjalani kehidupan rumah tangga serta meraih kebahgiaan dunia dan akhirat bersama pasangan hidup.

Individu yang memiliki tatu dan telah bertaubat juga boleh berkahwin seperti umat Islam yang lain, hal ini seperti yang sudah dijelaskan di atas, selama orang tersebut bertaubat, maka Insya-Allah, Allah akan mengampumi kesalahannya dan menerima ibadahnya. Sesungguhnya Allah Maha Penyayang dan Pengampun.

Wajib ke hilangkan tatu di badan?

Mengenai hukum menghilangkan tatu pula, perkara ini memerlukan kepada beberapa perincian hukum.

Berikut perincian hukum menghilangkan tatu yang dikongsikan oleh Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan:

1. Orang mukallaf yang bertatu dengan kehendak dan kerelaannya. Jika ia tidak dapat menghilangkan tatu itu dengan kaedah perubatan atau pembedahan walaupun menurut doktor ia mendatangkan mudarat seperti hilang anggota badan atau fungsinya atau keadaan anggota zahirnya menjadi buruk tetapi ia tidak takut akan mudarat tersebut, maka wajib ia menghilangkan tatu itu.

Walaubagaimanapun, jika ia takut akan mudarat tersebut, maka tidaklah diwajibkan ke atasnya menghilangkan tatu itu dan ia tidak dikira berdosa setelah bertaubat.

2. Orang yang tidak ditaklifkan ke atasnya seperti kanak-kanak dan orang gila. Jika seseorang golongan ini bertatu maka tidaklah diwajibkan ke atasnya menghilangkan tatu tersebut.

3. Orang yang dipaksa untuk bertatu bukan kehendak atau kerelaannya adalah tidak diwajibkan ia menghilangkan tatu di tubuh badannya.

4. Orang kafir (non-Muslim) yang memeluk agama Islam. Jika dalam keadaan ia kafir lalu memeluk Islam maka wajib ia menghilangkan tatu tersebut.

Source: