
SEJAK diperkenalkan kepada masyarakat setempat pada 1990 di Kampung Mendulong, tidak dinafikan Pesta Irau Rayeh Lundayeh Sabah 2023 yang diada dua tahun sekali memperlihatkan impak dalam usaha memertabatkan kesenian dan kebudayaan untuk perpaduan dan membantu memupukkan nilai-nilai murni seperti kerja berpasukan, saling membantu dan menghormati dan toleransi kepada generasi baru.
“Serurum, selawey, seterawey” atau ‘One friendship, One Mission, One Vision’. Keseluruhan logo dan tema ini menjadi peggangan kuat masyarakat suku Lundayeh dalam pembangunan kebudayaan yang kaya dengan kehalusan seni seperti ketukangan, seni ukir, muzik Lundayeh, cerita rakyat dan adat resam yang telah diwarisi dari nenek moyang berlandaskan sikap kasih, toleransi dan tolong menolong atau budaya sikap bekerjasama.



